IDENTIFIKASI KESEHATAN PROFESI NERS MELALUI PEMERIKSAAN TANDA TANDA VITAL DAN SATURASI OKSIGEN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Latar Belakang: Remaja merupakan tahapan transisi dari usia anak anak ke usia dewasa, banyak sekali permasalahan kesehatan para remaja seperti PTM dan penyakit lainnya, oleh karena itu pentingnya deteksi dini pada para remaja dengan cara melakukan pemeriksaan tanda tanda vital dan saturasi oksigen pada remaja. Penelitian betujuan untuk mengidentifikasi kesehatan profesi ners melalui pemeriksaan tanda tanda vital dan saturasi oksigen di universitas muhammadiyah pekajangan pekalongan. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian studi deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan tensi meter digital, oxymeter digital, thermometer digital, dan lembar hasil observasi. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa profesi ners berjumlah 58 responden berusia 17-25 tahun dan bersedia menjadi responden. Hasil: Hasil pada penelitian ini terdapat 8 responden pre hipertensi dan 2 hipertensi stage 1. Sedangkan semua responden suhu tubuhnya dalam kondisi normal. Pada pernafasan responden mengalalami takikardia sebanyak 2 responden, dan lainya dalam keadaan normal. Pada nadi responden mengalami takikardia sebanyak 4 responden dan 1 mengalami bradikardia. Untuk saturasi oksigen ada sekitar 5 responden dalam keadaan saturasi oksigen tidak normal dan responden lain dalam kondisi normal. Simpulan: Kesimpulan dari penelitian ini masih banyak profesi ners yang mengalami masalah kesehatan sehingga perlu deteksi dini bagi para remaja, dengan begitu para remaja tahu akan kondisi kesehatannya.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
-
Jannah, M. (2017). Remaja Dan Tugas-Tugas Perkembangannya Dalam Islam. Psikoislamedia, 2503-3611.
M, A. (2012). Medikal Bedah. Yogyakarta: Diva Press.
Aini, C. N. (2014). Data Penunjang Oksigen. Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang.
Alisa. (2021). Klasifikasi Remaja: Remaja Awal, Remaja Pertengahan, Dan Remaja Akhir. Diambil Kembali Dari Https://Www.Gramedia.Com/Literasi/Klasifikasi-Remaja/
Asmadi. (2012). Teknik Prosedural Keperawatan : Konsep Anak Dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.
Damanik, E. (2022). Pelatihan Pengukuran Tanda Tanda Vital Dan Imt Kepada Kader Posyandu Remaja Lapas Tj.Gusta. Jurnal Abdimas Mutiara, 331-339.
Devi, S. A. (2018). Hubungan Tanda Tanda Vital Dan Kadar Hemoglobin Dengan Konsentrasi Belajar Pada Remaja Putri. Jurnal Prodi Biologi, Vol 7 No 5.
Fadlilah, S. (2020). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tekanan Darah Dan Saturasi Oksigen Perifer (Spo2). Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 21-30.
Fatimah. Et All., S. (2010). Fisiologi Kardiovaskular: Berbasis Masalah Keperawatan. Jakarta: Kedokteran Egc.
Fruth, S. J. (2021). Fisioterapi Pemeriksaan Dan Pengukuran. Jakarta: Buku Kedokteran Egc.
Handayani, A. T. (2020). Human Vital Sign Examination Device. Jurnal Teknik Elektromedika Indonesia, 2-8.
Hartini Et All., Y. S. (2022). Prosiding Seminar Nasional Sanata Dharma Berbagi . Dalam "Pengembangan, Penerapan Dan Pendidikan Sains Dan Teknologi Pasca Pandemi" (Hal. 567). Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Hidayat, A. A. (2014). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.
Ibrahim. (2021). Penatalaksanaan Pemeriksaan Fisik Vital Signs Pada Pasien Saat Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kebidanan, 83-92.
Kasenda, I. S. (2014). Perbangdingan Denyut Nadi Antara Penduduk Yang Tinggal Di Dataran Tinggi Dan Dataran Rendah. E-Biomedik.
Kemenkes. (2014, Agustus 26). Diambil Kembali Dari Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014: Https://Peraturan.Bpk.Go.Id/Home/Download/108349/Permenkes Nomor 25 Tahun 2014
Kemenkes. (2019, Mei Jumat). Diambil Kembali Dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia: Kemkes.Go.Id/Article/View/19051700002/Hipertensi-Penyakit-Paling-Banyak-Diidap-Masyarakat.Html
Machofoedz, I. (2010). Metodologi Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Bidang Kesehatan, Keperawatan, Kebidanan, Kedokteran. Yogyakarta: Penerbit Fitramaya.
Majumder, N. (2015). Physiology Of Respiration. . Iosr Journal Of Sports And Physical, 16-17.
Makhmudah, S. (2019). Madsos Dan Dampaknya Prilaku Keagamaan Remaja. Jakarta: Guepedia.
Notoatmojo, & Notoatmodjo, P. (2018). Metodologi Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Octavia, S. A. (2020). Motivasi Belajar Dalam Perkembangan Remaja. Yogyakarta: Budi Utama.
Penyakit Tidak Menular. (2014, Februari Senin). Diambil Kembali Dari Www.Kemkes.Go.Id.
Prayogo, I. R. (2021). Sistem Monitoring Denyut Jantung Dan Suhu Tubuh Sebagai Indikator Level Kesehatan Pasien Berbasis Lot Dengan Metode Fuzzy Logic Mengunakan Android. Jurnal Teknik Elektro Dan Komputer Triac, 33-39.
Puspitaningrum. Et All., E. M. (2022). Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Wanita. Jakarta: Pt.Scifintech Andrew Wijaya.